Wooden Javanese dolls in traditional attire arranged neatly and sold at a store called Mirota on Jalan Malioboro, Jogja. They're pretty to look at. I wish I bought one
HOME | ABOUT | STORY ARCHIVE | MAILING LIST | GUESTBOOK | DOWNLOAD
Home > Musik
Konser Surat Cinta Untuk Dewa
by Evita (22-Feb-2002) | Readers Say

Ruang Hard Rock Café Jakarta terlihat penuh sesak pasangan muda-mudi yang memenuhinya pada acara konser Love Letter Dewa di hari Valentine 14 Februari 2002 silam. Hiruk pikuk para penonton memanggil,"Dewa... Dewa... Dewa... Dewa" sejak pukul 9 malam. Tergambar dengan jelas antusias penonton yang kebanyakan cewek tak sabar menginginkan grup pujaannya segera hadir di atas panggung. Pada pukul 10.30 baru lah Once dan kawan-kawan naik ke atas panggung. "Terima kasih untuk para BalaDewa yang telah datang dan sabar menunggu kami, kami tampil agak keren sedikit untuk kali ini. Semuanya memakai jas berwarna merah hati, kami terlihat seperti boysband bukan? Yah setidaknya jas ini sesuai dengan acara Valentine ini," tutur Once sang vokalis.

Terdengar Lagu Cinta langsung didendangkan oleh Once, setelah satu lagu usai disambung langsung dengan lagu Satu Hati. Para penonton pun langsung ikut bernyanyi bersama dengan lantunan vokal Once. Acara pun makin memanas saat Separuh Nafas dilagukan, terlihat dibibir pagung para penggemar Dewa menggapai-gapai tangan mereka untuk mendapatkan jabatan tangan dari Once dan Dhani. Bertangkai-tangkai bunga, balon dengan bentuk cinta hingga selendang yang dileparkan dari penonton untuk Dewa, Dhani pun melingkarkan selendang tersebut saat melantunkan Aku Cinta Kau dan Dia. Once pun memberikan kesempatan kepada seorang cewek untuk bernyanyi 1 lagu bersamanya. "Saya berterima kasih kepada si cowok dari cewek ini karena memberikan kesempatan bernyanyi kepada saya, dan juga karena sudah bersusah payah mengantarkan ceweknya untuk menonton Dewa dan tidak dapat naik ke panggung karena kakinya patah. Selamat berhari Valentine bagi setiap pasangan yang datang bersama pacarnya," ungkap Once.

Lihat, yuk!

Foto-foto konser Dewa Love Letter!

Setelah enam lagu dilantunkan acara pun di sambung dengan pembacaan surat cinta dari para fans untuk Dewa. Memang acara ini di khususkan untuk membacakan beberapa surat cinta yang terpilih dari para fans untuk setiap personil di Dewa. Dari surat yang terpilih penulisnya mendapatkan hadiah langsung bertemu dengan orang yang mereka tuju di dalam surat. Satu persatu surat dibacakan, dari surat untuk Dhani, Tyo, Andra, Erwin hingga Once. Terlihat seorang cewek sampai jatuh tersungkur di depan kaki Once dan dengan cepatnya ia mencium pipi Once. Once sendiri terlihat kikuk karena tindakan cewek tersebut, tetapi ia tak lupa memberikan kata terima kasih karena telah menjadi fans untuk Dewa. "Pokoknya siapa cepat dia yang dapat, siapa yang merasa namanya disebutkan di surat ini cepat-cepat naik ke atas panggung," ucap Morra sang presenter acara. Karena ucapan Morra tersebut ada satu cewek yang selalu mengaku saat disebutkan nama-nama tersebut. Sepertinya Dewa benar-benar membuat para cewek-cewek tergila-gila, karena mereka tak peduli dengan panggung yang sempit dan penuh sesak. Mereka pun segera menyerbu berdesak-desakkan ke bibir panggung untuk menyambut salam dari tangan Once dan Dhani.

Pembacaan surat cinta pun selesai dan di sambung lagi dengan lagu Elang, terlihat Once dengan semangat menyanyikannya setelah itu dilanjutkan Dua Sedjoli. "Kami akan memberikan hadiah satu lagu baru untuk kalian para BalaDewa. Kami berharap lagu ini bisa diterima dengan baik, karena kami akan merilis album terbaru kami di tahun ini," ujar Once kepada penonton. Lagu Pupus segera dilantunkan Once. Para penonton pun memekik kegirangan walau tak dapat ikut bernyanyi, setelah itu Aku Milikmu dilantunkan Once dan baru para penonton ikut bernyanyi bersama Once dengan penuh semangat. Pesona lagu-lagu Dewa membuai para penonton hingga di akhir acara, mereka tak berhenti-henti ikut melantunkannya. Walau sudah 15 lagu yang dilantunkan Once sepertinya tak cukup bagi penonton. Mereka pun masih berteriak-teriak meminta Once untuk bernyanyi lagi.

RELATED STORIES:
WHAT READERS SAY ABOUT Konser Surat Cinta Untuk Dewa:
#12. Senang ya seandainya ., kita bisa mengasihi semua yang ada di sekitar kita
Posted by leni on 1-May-2008, 11:39 MYT

#11. Aku ingin mendengarkan semua lagu-lagu dewa,terutama ''separuh nafas'' kenapa selalu sulit setiap kali ku request.
Posted by eva - Website   on 3-Sep-2007, 23:25 MYT

#10. hi DEV, I'm not really a fan of Peterpan, I have their CDs (given by people) but don't really dig their style of music.
Posted by Fairy on 14-Dec-2005, 13:59 MYT

#9. fairy, are you enjoying Peterpan's music?
Posted by dev on 13-Dec-2005, 13:36 MYT

#8. new album is coming out...
r u ready???
Posted by mon cherie - Website   on 7-Dec-2005, 02:00 MYT

#7. sekali deWa ya tEtaP dEwa
Posted by pie on 27-Nov-2005, 17:56 MYT

#6. Hidup !!! Untuk semua penggemar Dewa, Semoga Aku/kita bisa kayak mereka.
Posted by amri on 26-Oct-2004, 13:40 MYT

#5. gila tuh si once caakep bgt gue pengen punya pacar kaya dia
Posted by santi on 11-Sep-2003, 15:54 MYT

#4. apa khabar semua...

elly nak download lagu dewa - aku cinta kau dan dia... ada sesiapa tak yang boleh emailkan elly lagu tu... eliana1312@yahoo.com .sg pleeaassee...!!!

thank u so much...
Posted by Espri on 10-Sep-2003, 09:04 MYT

#3. Eh ada Pandu! Hi! Thanks for visiting ya.. me jadi journalist? Ya if I have the opportunity why not, though I wouldn't do it full time, waaah.. tidak.. too moody to be full time journalist, ada season rajin nulis, ada season malas bo!
Posted by Fairy on 28-Feb-2002, 15:07 MYT

#2. Hai Fay, its me Pandu in Indonesia. This is my first time visiting your web, Evita told me to do so, to read your stories about Dewa. Tulisan kamu bagus lho, so why don't you become a journalist? Hehehe... Thanks!
Posted by Pandu - Website   on 28-Feb-2002, 14:43 MYT

#1. Love your new layout!
Posted by Linda on 27-Feb-2002, 11:58 MYT

POST A COMMENT:
Name:
Email:
(not displayed)
Website:
Verify: code: : Please type the verification code as you see below:

 Remember me
Say what?


Mahdzan.com © 1996-2005